Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel-artikel sebelumnya, TorcUP memiliki 3 alat pengencang baut yang bisa diketahui maksimal torsi yang dicapai. Ketiga alat itu memiliki penggerak atau sumber tenaga yang berbeda-beda. Berikut 3 alat pengencang baut TorcUP : Hydraulic Torque Wrench, Pneumatic Torque Wrench, dan Electric Wrenches.
Hydraulic torque wrench digerakkan oleh tenaga yang bersumber dari hydraulic (oli). Pneumatic torque wrench digerakkan oleh tenaga yang bersumber dari compressor (angin). Electric wrenches digerakkan oleh tenaga yang bersumber dari tenagai Batterai, berbeda dengan hydraulic torque wrench dan pneumatic torque wrench, Electric wrenches bersifat mobile, artinya bisa dibawa dengan kondisi di ketinggian berapapun tanpa perlu kesulitan untuk membawa hose ataupun pompa untuk menggerakkan tool.
untuk pemahaman singkat, berikut katalog Hydraulic Torque Wrench untuk type TU Series:
TU Series Katalog
Sistem hidrolik merupakan komponen utama yang membuat hydraulic torque wrench mampu menghasilkan torsi tinggi secara presisi. Berbeda dengan torque wrench manual yang mengandalkan tenaga operator, hydraulic torque wrench memanfaatkan tekanan oli bertekanan tinggi yang dihasilkan oleh hydraulic pump untuk menggerakkan mekanisme internal alat. Proses ini memungkinkan pengencangan baut dan mur dilakukan secara konsisten, aman, dan sesuai dengan nilai torsi yang telah ditentukan.
Kemampuan tersebut menjadikan hydraulic torque wrench sebagai pilihan utama dalam berbagai industri, seperti minyak dan gas (oil & gas), pembangkit listrik, petrokimia, pertambangan, konstruksi, hingga manufaktur berat. Pada industri-industri tersebut, kesalahan dalam pengencangan baut dapat menyebabkan kebocoran, kerusakan peralatan, bahkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, penggunaan hydraulic torque wrench menjadi standar dalam banyak pekerjaan pengencangan baut kritis.
Fungsi utama sistem hydraulic pada hydraulic torque wrench adalah menghasilkan torsi yang sangat besar dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hydraulic pump menghasilkan tekanan oli hingga 700 bar (10.000 psi) yang kemudian dialirkan melalui selang hidrolik menuju torque wrench.
Tekanan tersebut mendorong piston di dalam alat sehingga menghasilkan gaya putar yang mampu mengencangkan baut dengan torsi mulai dari ratusan hingga puluhan ribu Newton meter (Nm), tergantung tipe alat yang digunakan.
Keunggulan ini membuat hydraulic torque wrench sangat efektif digunakan pada baut berukuran besar yang umum ditemukan pada:
Dengan bantuan sistem hydraulic, operator tidak perlu mengeluarkan tenaga besar untuk menghasilkan torsi tinggi.
Salah satu alasan mengapa banyak perusahaan memilih hydraulic torque wrench adalah tingkat akurasinya yang tinggi. Tekanan hydraulic dapat diatur secara presisi melalui hydraulic pump sehingga menghasilkan nilai torsi sesuai spesifikasi pabrikan.
Hal ini sangat penting karena baut yang terlalu kencang (over torque) maupun kurang kencang (under torque) sama-sama dapat menimbulkan masalah, seperti:
Dengan menggunakan hydraulic torque wrench, operator dapat memastikan setiap baut dikencangkan dengan nilai torsi yang seragam sehingga kualitas pekerjaan menjadi lebih konsisten.
Meskipun mampu menghasilkan torsi yang sangat besar, hydraulic torque wrench dirancang agar mudah digunakan. Operator hanya perlu memasang alat pada baut, menghubungkannya dengan hydraulic pump, kemudian mengatur tekanan sesuai kebutuhan.
Setelah itu, hydraulic pump akan melakukan sebagian besar pekerjaan sehingga operator tidak perlu memberikan tenaga fisik yang berlebihan.
Keuntungan yang diperoleh antara lain:
Kemudahan ini sangat membantu pada proyek shutdown maupun maintenance yang memiliki target penyelesaian dalam waktu singkat.
Keselamatan kerja merupakan faktor yang sangat penting dalam dunia industri. Sistem hydraulic pada hydraulic torque wrench mampu meningkatkan aspek keselamatan dibandingkan metode pengencangan manual.
Karena tenaga utama berasal dari tekanan hydraulic, operator tidak perlu menggunakan gaya berlebihan yang berpotensi menyebabkan cedera otot, kelelahan, atau kehilangan keseimbangan saat bekerja.
Selain itu, hydraulic torque wrench juga menghasilkan pengencangan yang lebih stabil sehingga risiko baut gagal mencapai spesifikasi torsi dapat diminimalkan.
Dalam pekerjaan pada sektor minyak dan gas, pembangkit listrik, maupun petrokimia, penggunaan hydraulic torque wrench bahkan menjadi bagian dari prosedur keselamatan karena mampu menghasilkan pengencangan baut yang lebih akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Keunggulan lain dari sistem hydraulic adalah meningkatkan efisiensi pekerjaan. Hydraulic torque wrench memungkinkan proses pengencangan dilakukan lebih cepat dibandingkan metode manual.
Pada proyek dengan ratusan bahkan ribuan baut, efisiensi waktu menjadi faktor yang sangat penting. Dengan bantuan hydraulic pump, operator dapat melakukan pengencangan secara berulang dengan hasil yang konsisten tanpa harus mengukur ulang setiap baut.
Keuntungan yang diperoleh meliputi:
Tidak mengherankan apabila hydraulic torque wrench menjadi alat standar dalam berbagai proyek konstruksi industri berskala besar.
Selain menghasilkan torsi tinggi, sistem hydraulic juga memastikan setiap baut menerima gaya pengencangan yang sama. Konsistensi ini sangat penting terutama pada sambungan flange yang memiliki banyak baut.
Apabila salah satu baut memiliki nilai torsi yang berbeda, distribusi gaya penjepit menjadi tidak merata sehingga dapat menyebabkan kebocoran atau kerusakan gasket.
Dengan menggunakan hydraulic torque wrench, seluruh baut dapat dikencangkan mengikuti pola tightening sequence dengan nilai torsi yang identik. Hasilnya adalah sambungan yang lebih kuat, aman, dan memiliki umur pakai yang lebih panjang.
Sistem hydraulic merupakan komponen utama yang menentukan performa sebuah hydraulic torque wrench. Melalui tekanan oli bertekanan tinggi, alat ini mampu menghasilkan torsi besar dengan tingkat akurasi yang sulit dicapai oleh torque wrench manual.
Fungsi hydraulic tidak hanya sebagai sumber tenaga, tetapi juga berperan dalam meningkatkan presisi pengencangan, mempercepat pekerjaan, mengurangi kelelahan operator, meningkatkan keselamatan kerja, serta menjaga konsistensi hasil pengencangan pada setiap baut.
Karena berbagai keunggulan tersebut, hydraulic torque wrench telah menjadi solusi pengencangan baut yang banyak digunakan pada industri minyak dan gas, pembangkit listrik, petrokimia, pertambangan, manufaktur, hingga konstruksi berat. Dengan memilih hydraulic torque wrench berkualitas seperti TorcUP dan menggunakannya sesuai prosedur, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan sekaligus menjaga keandalan sambungan baut pada berbagai aplikasi industri.