Dalam dunia industri dan konstruksi, pengencangan baut adalah salah satu proses krusial yang harus dilakukan dengan presisi tinggi. Alat pengencang baut seperti hydraulic torque wrench sering digunakan untuk memastikan baut dikencangkan dengan torsi yang tepat. Namun, bagaimana kita dapat memastikan bahwa alat ini berfungsi dengan akurat? Verifikasi keakurasian torsi menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan keandalan suatu proyek. Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya verifikasi keakurasian torsi hydraulic torque wrench serta metode yang digunakan dalam proses ini.
Verifikasi keakurasian torsi adalah proses untuk memastikan bahwa hydraulic torque wrench mengaplikasikan gaya putar (torsi) sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Dalam berbagai industri seperti minyak dan gas, energi, konstruksi, dan manufaktur, penggunaan alat dengan torsi yang tepat sangat penting untuk:
Verifikasi keakurasian torsi hydraulic torque wrench biasanya dilakukan melalui beberapa langkah berikut:
a. Kalibrasi Alat
Kalibrasi adalah proses utama untuk memastikan bahwa hydraulic torque wrench bekerja sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan. Alat pengencang baut dikalibrasi dengan menggunakan perangkat pengujian khusus seperti torque tester atau transducer. Proses kalibrasi melibatkan pembandingan hasil torsi yang dihasilkan oleh alat dengan nilai torsi yang telah diketahui pada perangkat pengujian. Kalibrasi ini dilakukan secara rutin untuk menjaga konsistensi dan akurasi alat.
TorcUP Indonesia, merupakan salah satu perusahaan yang selain menjual, juga bisa melakukan kalibrasi atau verifikasi torsi untuk alat hydraulic torque wrench. Tujuan dilakukannya kalibrasi adalah untuk mengetahui besaran torsi yang dihasilkan suatu alat apakah benar dengan nilai torsi yang tertera pada sertifikat alat itu sendiri. Jika sudah dilakukan pengecekan namun torsi yang dihasilakan tidak sesuia, artinya alat tersebut mengalami kerusakan.
Sebagai contoh :
Pak maman ingin melakukan pengecekan torsi alatnya. pada sertifikat alat yang beliau miliki tertera bahwa untuk menghasilkan torsi 2279 Nm, diperlukan pressure/tekanan 283 bar. Namun, pada saat kunci torsi di verifikasi, hasil torsinya tidak sesuai dengan sertifikat dari kunci torsi tersebut.
artinya, kunci torsi tersebut rusak karena torsi yang dihasilkan tidak sesuai dengan sertifikat kalibrasi. selain itu, hal hal kecil juga berpengaruh seperti oli kotor karena jarang diganti atau oli tercampur dengan air pada saat ganti.
b. Pengujian Secara Berkala
Selain kalibrasi awal, hydraulic torque wrench juga harus diuji secara berkala untuk memastikan alat tetap memberikan hasil yang akurat. Pengujian berkala ini biasanya melibatkan pengukuran torsi pada beberapa tingkatan, termasuk pada batas minimum, rata-rata, dan maksimum alat. Hal ini penting untuk mendeteksi penyimpangan atau kerusakan alat yang mungkin terjadi selama penggunaan.
c. Pengecekan Beban yang Konsisten
Saat melakukan verifikasi, sangat penting untuk memastikan bahwa alat tersebut memberikan torsi yang konsisten dari satu pengencangan ke pengencangan lainnya. Konsistensi ini dapat diuji dengan mengencangkan beberapa baut secara berurutan dan memverifikasi apakah alat tersebut memberikan nilai torsi yang sama untuk setiap pengencangan. Ketidakstabilan dalam hasil torsi dapat menunjukkan masalah pada alat yang memerlukan perbaikan atau penyesuaian lebih lanjut.
Beberapa faktor dapat mempengaruhi keakurasian torsi dari hydraulic torque wrench, termasuk:
Ada beberapa standar internasional yang digunakan untuk memastikan keakurasian hydraulic torque wrench, termasuk:
Patuhi standar ini untuk menjamin bahwa alat hydraulic torque wrench Anda sesuai dengan persyaratan industri dan memberikan hasil yang akurat dan dapat diandalkan.
Alat hydraulic torque wrench yang tidak memberikan hasil torsi yang akurat dapat berdampak serius pada hasil kerja. Beberapa dampak utama dari alat yang tidak akurat termasuk:
Verifikasi keakurasian torsi hydraulic torque wrench adalah langkah krusial untuk memastikan keamanan, keandalan, dan efisiensi dalam berbagai aplikasi industri. Dengan mengikuti prosedur kalibrasi dan pengujian yang tepat, serta memperhatikan faktor yang mempengaruhi akurasi, Anda dapat memastikan bahwa alat pengencang baut berfungsi sesuai spesifikasi dan menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Memastikan hydraulic torque wrench selalu dalam kondisi optimal bukan hanya soal menjaga kinerja alat, tetapi juga investasi dalam keselamatan dan efisiensi operasional.